Pemkab Murung Raya

Pemkab Mura Matangkan Persiapan Hadapi Festival Budaya Isen Mulang 2025

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin memimpin langsung rapat koordinasi persiapan yang berlangsung di Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (2/5/2025).

PROBORNEO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus mematangkan persiapan untuk mengikuti ajang tahunan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2025 yang rencananya akan digelar pada 17-23 Mei 2025 di Kota Palangka Raya.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin memimpin langsung rapat koordinasi persiapan yang berlangsung di Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (2/5/2025).

Rapat diikuti jajaran perangkat daerah, stakeholder terkait serta koordinator pendamping masing-masing cabang lomba.

“Persiapan ini dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama stakeholder terkait dan koordinator/Perangkat Daerah pendamping masing-masing lomba,” kata Rahmanto saat membuka rapat.

Rahmanto menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antar pihak, agar kontingen Kabupaten Murung Raya yang akan berlaga di FBIM 2025 dapat berjalan sukses dan meraih hasil optimal.

“Kita ketahui FBIM direncanakan tanggal 17-23 Mei 2025 di Palangka Raya, yang dilaksanakan di beberapa tempat perlombaan,” ujarnya.

Festival Budaya Isen Mulang sendiri merupakan agenda tahunan terbesar di Kalteng yang menampilkan kekayaan budaya Dayak, seni pertunjukan, lomba tradisional, hingga parade budaya dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Kabupaten Murung Raya, lanjut Rahmanto, siap berpartisipasi aktif dengan menghadirkan berbagai atraksi budaya terbaik guna mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

“Kita harus tampil maksimal dan membawa nama Murung Raya dengan penuh kebanggaan. Festival Budaya ini bukan hanya tentang lomba, tapi juga tentang warisan budaya yang harus kita angkat dan lestarikan,” tegasnya.

Ia berharap, melalui sinergi dan persiapan yang matang, keikutsertaan Murung Raya dalam FBIM 2025 dapat berjalan sukses sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di kancah Kalimantan Tengah. (red)