PROBORNEO – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimaknai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, sebagai momentum penting untuk memperkuat akhlak sosial dan nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Tomy, Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa keagamaan yang diperingati secara seremonial, tetapi juga mengandung pesan mendalam yang relevan dengan tantangan kehidupan sosial saat ini, khususnya dalam membangun masyarakat yang beriman, beretika, dan berkeadaban.
“Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya memperkuat iman dan takwa, terutama dalam menjaga kualitas ibadah serta akhlak dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Tomy, Jumat (16/1/2026).
Ketua Fraksi PAN Kalteng tersebut menilai, esensi Isra Mi’raj harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, terutama melalui pelaksanaan salat lima waktu yang menjadi fondasi pembentukan karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral.
“Melalui momentum Isra Mi’raj ini, saya mengajak seluruh umat Muslim, khususnya di Kalimantan Tengah, untuk semakin meningkatkan kualitas shalat dan menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak,” katanya.
Sebagai Ketua Harian DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalteng, Tomy Irawan Diran berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi juga diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sosial, berbangsa, dan bernegara.
“Semoga peringatan Isra Mi’raj ini mampu mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjadi energi positif dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih religius, harmonis, dan berkeadilan,” tutupnya.
Ia menambahkan, refleksi spiritual melalui peringatan Isra Mi’raj diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga keharmonisan sosial, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan kemanusiaan. (red)



