Pemprov Kalteng

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Desa di Kalimantan Tengah

Picture51

PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan pentingnya peran Koperasi Merah Putih sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Hal itu disampaikannya saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Jaksa Garda Desa dan Koperasi Merah Putih, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Bupati, Wali Kota, Kepala Kejaksaan Tinggi, serta Kepala Kejaksaan Negeri se-Kalteng, dan turut disaksikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad P. Balombo, serta Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani.

Baca Juga:  Gubernur Kalteng Pastikan Pembangunan Merata hingga Pedalaman Desa

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Kejaksaan merupakan langkah konkret memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar wadah ekonomi, tetapi simbol kemandirian masyarakat desa. Koperasi ini harus menjadi pilar utama dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Agustiar.

Program Koperasi Merah Putih kini telah terbentuk secara menyeluruh di 1.542 desa dan kelurahan di Kalimantan Tengah, terdiri dari 1.407 koperasi desa dan 135 koperasi kelurahan. Gubernur menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar koperasi mampu berkembang secara profesional dan berdaya saing.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat, terutama dalam hal pembiayaan, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan kapasitas usaha agar koperasi benar-benar menjadi motor ekonomi rakyat,” tambahnya.

Baca Juga:  Wagub Kalteng Matangkan Strategi Dana Reboisasi untuk Mitigasi Karhutla

Melalui sinergi Program Jaksa Garda Desa, pemerintah juga berupaya memastikan setiap kebijakan pembangunan dan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai aturan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan tata kelola desa yang transparan sekaligus memperkuat pondasi ekonomi masyarakat pedesaan.

Sebagai bagian dari kegiatan, juga digelar Pasar Murah yang menyediakan 1.000 paket sembako bagi masyarakat. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial pemerintah sekaligus upaya menekan laju inflasi daerah.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, dan tokoh masyarakat.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Kalimantan Tengah meneguhkan komitmennya untuk membangun ekonomi rakyat yang inklusif, berkeadilan, dan berdaya saing menuju Kalteng Berkah, Sejahtera, dan Bermartabat, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045. (red)

Baca Juga:  Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Rapat Persiapan Sambut Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Kalteng