PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng atas keberhasilan mengungkap peredaran gelap narkotika dalam skala besar.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri konferensi pers pengungkapan tindak pidana narkotika hasil operasi gabungan Polres Lamandau dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng di depan Gedung Graha Bhayangkara, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan usai Gubernur menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tingkat Polda Kalteng.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan memaparkan barang bukti mencengangkan hasil operasi gabungan tersebut, yakni 33 bungkus plastik besar berisi serbuk kristal diduga sabu seberat 35.183 gram atau 35,1 kilogram.
Selain sabu, petugas juga menyita ribuan butir ekstasi yang terdiri dari 10.008 butir pil warna kuning dan 5.008 butir pil warna merah muda. Turut diamankan sejumlah uang tunai, telepon genggam, serta kendaraan roda empat sebagai alat angkut.
“Saya perintahkan tim yang ada, untuk mengembangkan kasus ini ke jaringan-jaringannya,” tegas Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan di hadapan awak media.
Kapolda mengungkapkan, sejak 1 Januari hingga 15 Februari 2026, jajaran Polda Kalteng telah berhasil mengungkap 80 kasus narkotika dengan total 110 tersangka.
Adapun akumulasi barang bukti yang disita meliputi 38,3 kg sabu, 15.653 butir ekstasi, dan 39,4 gram ganja. Total nilai barang bukti haram tersebut diperkirakan mencapai Rp65.242.000.000.
Melihat capaian luar biasa ini, Gubernur Agustiar Sabran menyatakan kebanggaannya atas dedikasi Polri dalam menjaga wilayah Bumi Tambun Bungai dari ancaman narkoba.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur berencana memberikan penghargaan khusus bagi personel yang berhasil mengungkap kasus besar ini.
“Terima kasih Kapolda, telah menyelamatkan generasi muda Kalteng dari bahaya Narkotika,” ucap Gubernur Agustiar Sabran dengan nada bangga.
Gubernur menilai pengungkapan ini merupakan langkah konkret dalam menyelamatkan ribuan nyawa generasi penerus di Kalimantan Tengah.
Ia berharap sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kepolisian terus diperkuat guna mewujudkan Kalteng yang benar-benar bersih dan bebas dari narkoba (Bersinar).
Pihak kepolisian pun berkomitmen untuk terus mengejar jaringan pengedar hingga ke akar-akarnya demi memastikan stabilitas keamanan daerah tetap terjaga, selaras dengan visi pembangunan daerah yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. (red)



