PROBORNEO — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyambut positif kebangkitan kembali Taman Wisata Pangkualam sebagai salah satu destinasi unggulan yang menawarkan konsep rekreasi sekaligus edukasi. Peresmian kawasan wisata tersebut dilakukan di Muara Teweh dan dihadiri berbagai pihak yang terlibat dalam proses revitalisasi.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara, Hj. Anissa Cahyawati, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menghidupkan kembali kawasan wisata lokal tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa revitalisasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pariwisata daerah.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada pemilik lahan wisata, Haji Fuadi, serta Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Melayu, Raden Agus, yang menjadi motor penggerak dalam proses perbaikan fasilitas dan penataan kawasan. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi contoh positif kolaborasi multi pihak dalam pengembangan wisata daerah.
Menurut Anissa, revitalisasi Taman Wisata Pangkualam mencerminkan kekuatan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pelaku usaha lokal. Kontribusi berbagai elemen tersebut menjadi modal berharga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui sektor wisata.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan dukungan terhadap konsep operasional taman yang dibuka untuk umum setiap Sabtu dan Minggu pukul 08.00–16.00 WIB, sementara hari Senin hingga Jumat khusus dimanfaatkan sebagai tempat edukasi outdoor bagi pelajar. Anissa menilai sistem tersebut memberi manfaat ganda bagi masyarakat.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa letak kawasan wisata yang hanya 3,5 kilometer dari pusat kota Muara Teweh menjadikan Pangkualam pilihan ideal bagi keluarga yang mencari tempat refreshing terjangkau dan berkualitas. Area seluas 10 hektare yang dilengkapi fasilitas dasar seperti musala dan toilet juga menambah kenyamanan pengunjung.
Taman Wisata Pangkualam kini hadir sebagai alternatif baru selain Air Terjun Jantur Doyam Km 18, Bumi Perkemahan Panglima Batur Km 22, dan Bendung Pangkuh Km 24. Keberadaan destinasi ini diharapkan memperkaya ragam opsi liburan masyarakat Barito Utara.
Menutup sambutannya, Hj. Anissa menyatakan harapan besar bahwa kawasan tersebut dapat terus berkembang menjadi ruang kreatif bagi generasi muda dan sumber kegiatan positif masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan berkelanjutan dalam pengelolaan dan pengembangan fasilitas. (Red)



