PROBONEO — Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya terus konsisten mengoptimalkan lahan produktif melalui program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan.
Pada Senin (26/10/2026), lapas setempat berhasil memanen sebanyak 30 kilogram sayur kangkung segar.
Panen kangkung tersebut merupakan hasil ketekunan warga binaan yang terlibat secara aktif dalam setiap proses budidaya, mulai dari penyiapan media tanam, perawatan harian, hingga masa pemetikan.
Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menyampaikan bahwa kegiatan bercocok tanam ini dirancang sebagai wadah produktif untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian.
Selain meningkatkan pengetahuan teknis pertanian, program pembinaan ini juga ditujukan untuk menanamkan karakter positif seperti kedisiplinan, rasa tanggung jawab, ketekunan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Hani menjelaskan, keberhasilan panen kangkung sebanyak 30 kilogram ini menjadi indikator bahwa program pembinaan kemandirian berjalan efektif dan berdampak nyata.
Keterampilan yang diasah selama berada di dalam lapas diharapkan menjadi sarana pengembangan potensi diri warga binaan.
Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Bekal keterampilan bernilai ekonomi ini diharapkan dapat menjadi modal penting bagi warga binaan untuk hidup mandiri, produktif, serta siap berintegrasi kembali secara positif di tengah masyarakat. (red)



