Muara Teweh – Keberhasilan pembangunan infrastruktur skala besar memerlukan sinergi yang kuat antara dinas teknis dan pemerintah tingkat kecamatan. Hal inilah yang terlihat dalam peninjauan lokasi pembangunan jembatan Lemo II yang melibatkan Dinas PUPR Barito Utara dan jajaran Kecamatan Teweh Tengah.
Kepala Dinas PUPR, M. Iman Topik, didampingi oleh Asisten II Setda dan Camat Teweh Tengah dalam memantau setiap jengkal progres pengerjaan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi antara kebutuhan teknis pembangunan dengan kondisi sosial masyarakat di wilayah Lemo.
Camat Teweh Tengah berperan penting dalam menjembatani komunikasi antara tim teknis PUPR dengan warga setempat. Melalui dukungan pihak kecamatan, koordinasi terkait pengamanan area proyek dan penyelesaian urusan lahan dapat berjalan dengan lebih kondusif dan lancar.
Sinergi ini merupakan bagian dari strategi GASPOL 11–12 untuk mempercepat pembangunan tanpa meninggalkan masalah di tingkat bawah. Setiap aspirasi warga diakomodasi dan dibahas bersama dalam musyawarah yang dilakukan di lokasi peninjauan pada Sabtu pagi tersebut.
Selain pimpinan dinas, kehadiran Kabid Bina Marga dan Kabid Jasa Konstruksi memastikan bahwa koordinasi teknis berjalan di jalurnya. Pembagian tugas yang jelas antarbidang membuat progres pembangunan jembatan Lemo–Lemo Seberang dapat terpantau secara komprehensif dari segala sisi.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap kerja sama yang solid ini terus dipertahankan hingga proyek selesai. Dengan kerja sama lintas sektor yang baik, infrastruktur yang menjadi tumpuan harapan masyarakat Teweh Tengah ini optimis dapat segera diresmikan.



