Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla dan bencana hidrometeorologi, Kamis (30/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadi Y. Tingan, setelah mengikuti Rapat Koordinasi BNPB bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.
Felix menilai forum koordinasi tersebut menjadi langkah krusial dalam menyamakan persepsi penanganan bencana menjelang musim kemarau.
Kehadiran jajaran daerah dalam pertemuan itu menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Barito Utara demi mempercepat respon darurat serta pemulihan wilayah.
Langkah mitigasi ke depan akan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor, kesiapan personel, dan optimalisasi peralatan lapangan.
Kepala BNPB memaparkan bahwa ribuan bencana hidrometeorologi telah melanda tanah air dengan prediksi risiko tinggi hingga September 2026.
Pemkab Barito Utara bertekad menjalankan arahan BNPB dan Pemprov Kalimantan Tengah agar penanganan di lapangan terukur serta efektif.



