Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersinergi menyukseskan program pembebasan lahan pelebaran jalan di Muara Teweh. Proyek perluasan infrastruktur transportasi ini mencakup lima ruas jalan utama demi mewujudkan tata kota yang lebih tertata, mengurai kepadatan lalu lintas, serta mempercepat laju perputaran ekonomi daerah.
Seruan tersebut diutarakan langsung oleh Bupati dalam sambutannya pada forum Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pelebaran Jalan Dalam Kota Muara Teweh. Agenda tatap muka yang melibatkan warga terdampak ini dipusatkan di Aula Dinas Lingkungan Hidup, Kamis (2/7/2026).
Sejumlah pejabat teras di lingkup Kabupaten Barito Utara turut mendampingi bupati dalam agenda strategis tersebut. Hadir di antaranya Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, serta Sekretaris Daerah Drs. Muhlis bersama para kepala perangkat daerah terkait.
Dalam penyampaiannya, H. Shalahuddin menilai forum dialog bersama ini merupakan wadah esensial untuk menjembatani suara warga dengan rencana kerja pemerintah daerah. Melalui konsultasi publik, penyelenggara dapat menyerap secara langsung setiap aspirasi, gagasan, maupun kekhawatiran masyarakat pemilik lahan sebelum langkah teknis pembebasan lahan digulirkan.
Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan seluruh pandangan masyarakat sebagai dasar pertimbangan matang dalam penentuan kebijakan. Pendekatan persuasif dan dialogis diutamakan agar pelaksanaan penataan lahan berjalan transparan, berkeadilan sosial, serta sepenuhnya bersandar pada koridor hukum yang berlaku.
Bupati menaruh harapan besar agar komunikasi konstruktif antara pemerintah dan warga senantiasa terpelihara hingga tahapan akhir pengadaan tanah rampung. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, realisasi fisik pelebaran jalan dapat segera dikerjakan demi mendongkrak kesejahteraan hidup seluruh warga Muara Teweh. (dd)



