Palangka Raya

Lapas Perempuan Palangka Raya Terima Bantuan Bibit Lele, Dukung Kemandirian Warga Binaan

img 20260930 wa0003

 

PROBORNEO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menerima bantuan 3.000 bibit ikan lele beserta pakan dari Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perikanan, Selasa (29/9/2026).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan Lapas Perempuan Palangka Raya dengan melibatkan warga binaan dalam kegiatan budidaya ikan.

Bibit lele yang diterima akan dikembangkan melalui kegiatan budidaya di lingkungan lapas. Warga binaan akan dilibatkan dalam proses pemeliharaan sebagai bagian dari pembelajaran keterampilan di bidang perikanan.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengisi masa pembinaan dengan aktivitas yang produktif sekaligus memperoleh pengalaman yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pemuda Nusantara Ajak Warga Dukung Polri Berantas Narkoba

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, mengapresiasi dukungan Dinas Perikanan Kota Palangka Raya terhadap program pembinaan yang dijalankan pihaknya.

Menurut Hani, dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk mengembangkan program pembinaan agar tidak hanya bersifat kegiatan rutin, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dikembangkan warga binaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perikanan Kota Palangka Raya atas dukungan bibit lele yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya sampai pada pemberian bibit, tetapi juga dalam proses pemeliharaan hingga panen,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berupaya mengembangkan pembinaan kemandirian secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Ombudsman RI Apresiasi Karya Warga Binaan Lapas Perempuan Palangka Raya

Budidaya ikan lele tidak hanya diarahkan sebagai aktivitas selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan.

Selain memberikan pengalaman dalam bidang perikanan, kegiatan budidaya lele diharapkan dapat mendukung semangat ketahanan pangan di lingkungan lapas. Warga binaan juga dapat memahami proses budidaya mulai dari pemeliharaan hingga tahap panen.

Sinergi antara Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dan Dinas Perikanan Kota Palangka Raya diharapkan terus berlanjut sehingga kegiatan pembinaan kemandirian dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi warga binaan. (red)