Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara mulai mendistribusikan bantuan perlengkapan sekolah dalam Fase I Program SIP Pintar Optimal 2026 ke seluruh satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Barito Utara. Penyaluran ini menandai dimulainya realisasi konkret intervensi pembiayaan kebutuhan penunjang belajar bagi ribuan pelajar setempat.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai fasilitas penting, mulai dari seragam nasional, bet sekolah, sepatu sekolah, tas sekolah, hingga alat tulis penunjang belajar. Program ini menjadi wujud nyata komitmen kerja Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan guna meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendorong keterjangkauan sarana pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, memberikan konfirmasi resmi mengenai jalannya program tersebut melalui sambungan telepon di Muara Teweh, Rabu (8/7/2026). Ia menegaskan jajaran dinas terus mengawal alur distribusi logistik agar setiap sekolah menerima paket sesuai alokasi data.
“Kami memastikan bantuan perlengkapan murid gratis dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara berjalan dengan baik. Kami terus melakukan monitoring, baik terhadap kualitas maupun proses pendistribusiannya. Kami memastikan bantuan sampai ke seluruh satuan pendidikan dan seluruh siswa mendapatkan bantuan tersebut. Program SIP Pintar Optimal ini merupakan cita-cita Bupati Barito Utara H. Shalahuddin untuk membantu orang tua siswa,” ujar Iman Topik.
Pengawasan ketat difokuskan pada pengecekan spesifikasi barang serta validasi daftar penerima di tingkat satuan pendidikan. Langkah ini diambil demi mencegah keterlambatan penerimaan maupun potensi ketidaksesuaian jumlah sarana yang dialokasikan bagi para pelajar.
Melalui gelontoran bantuan pada tahap awal ini, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar para murid memiliki perlengkapan belajar yang layak dan seragam. Tersedianya sarana sekolah yang memadai diproyeksikan mampu memantik motivasi belajar anak sekaligus mengangkat derajat kualitas pendidikan daerah. (dd)



