Pemkab Barito Utara

Disdagrin Barut Pantau Pembongkaran Blok Pasar Pendopo, Pastikan Relokasi Pedagang Berjalan Lancar

img 9754

Muara Teweh – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara mengawal langsung jalannya pembongkaran fisik pada Blok Pasar Pendopo di Muara Teweh. Langkah pemantauan lapangan ini dilakukan guna menjamin pemindahan sementara para pedagang terdampak dapat terealisasi secara tertib tanpa memicu hambatan usaha.

Kegiatan monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pasar Disdagrin Barito Utara, Zulkaeda Isnaeni, SE., M.IP., pada Senin (6/7/2026). Selain mengamati aktivitas pembongkaran, petugas mengecek kesiapan infrastruktur lapak penampungan sementara yang disiapkan bagi para pedagang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, melalui Kepala Bidang Pasar Zulkaeda Isnaeni, Selasa (7/7/2026) di Muara Teweh menerangkan bahwa langkah peninjauan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Pengawasan melekat dilakukan agar agenda peremajaan pasar berlangsung kondusif, aman, serta tepat waktu.

Baca Juga:  Pelebaran Dua Ruas Jalan di Muara Teweh, Pemkab Barito Utara Siapkan Estimasi Anggaran Rp40,799 Miliar

Zulkaeda memaparkan bahwa pengecekan langsung ke lokasi bertujuan untuk memastikan daya tampung dan kenyamanan area relokasi. Pemerintah berupaya meminimalisasi potensi penurunan omzet dengan menyediakan lapak sementara yang mudah diakses oleh para pembeli setia.

“Relokasi pedagang menjadi perhatian kami agar proses penataan Pasar Pendopo berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas perdagangan. Kami juga ingin memastikan pedagang tetap memperoleh tempat yang layak sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” terang pejabat yang akrab disapa Izul tersebut.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen penuh mengawal tahapan renovasi kawasan perbelanjaan tradisional ini hingga tuntas. Penataan fisik pasar dirancang untuk mewujudkan pusat perdagangan yang modern, bersih, dan higienis tanpa mengorbankan stabilitas penghidupan para pedagang lokal. (dd)

Baca Juga:  Bupati Shalahuddin Lepas Gowes Bareng HUT ke-76 Barito Utara dan Bhayangkara ke-80 di Bundaran Buah